Beranda > Berita Tragis > Duhh… Penyakit Kulit Gerogoti Tubuh Remaja Ini

Duhh… Penyakit Kulit Gerogoti Tubuh Remaja Ini

Maisarah, adik Ali Jimat dirawat di RSUP Adam Malik. (Dok: Sun TV)
Maisarah, adik Ali Jimat dirawat di RSUP Adam Malik. (Dok: Sun TV)

MEDAN– Malang benar nasib saudara kandung asal Batubara, Sumatera Utara, ini. Seluruh tubuh mereka ditutupi benjolan berisi cairan. Tak hanya itu keduanya juga menderita gizi buruk.

Ali Jimat (19) dan Maisarah (15), anak pasangan Marianto dan Nurliah, kini dirawat di Rumah Sakit Umum H Adam Malik Medan karena menderita penyakit kulit luar biasa ataudystrophic epidermolysis bullosa. Penyakit ini menyebabkan pertumbuhan fisik keduanya terganggu. Meski usianya akan memasuki kepala dua, namun ukuran tubuh Ali tak berbeda dengan anak di bawah 5 tahun.

Sekujur tubuh mereka dipenuhi benjolan berisi cairan protein yang bila pecah akan meninggalkan luka terbuka, serta mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Akibatnya, ukuran tubuh Ali tidak tampak seperti remaja seusianya. Sekujur tubuhnya menderita luka terbuka akibat benjolan seperti kulit melepuh. Kondisi Maisarah juga tidak lebih baik dari sang kakak.

Warga Desa Sukaramai, Kecamatan Air Putih, Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, itu harus dirawat intensif di RSUP Adam Malik.

Sebelumnya Marianto dan Nurliah lebih dulu kehilangan anak bungsu mereka karena penyakit yang sama. Saat itu usia anaknya baru menginjak 2 tahun.

Menurut Nurliah, saat berusia 9 tahun Ali sempat dirawat di rumah sakit yang sama. Namun karena tidak ada biaya, keluarga terpaksa membawanya pulang untuk menjalani pengobatan alternatif.

Namun pengobatan alternatif tidak banyak berpengaruh, sehingga pasien dibawa kembali saat usianya sudah 19 tahun.

Dirut RSUP Adam Malik Lukmanul Hakim menjelaskan, penyakit yang dialami keduanya lebih disebabkan faktor keturunan atau genetika.

Pihaknya tidak bisa memastikan apakah mereka dapat sembuh total lantaran penanganannya sudah terlambat. Meski demikian, penyakit ini sama sekali tidak menular ke orang lain.

Menurut Lukman, bila kakak beradik tersebut ditangani sejak dini maka dampaknya tidak akan separah seperti saat ini. Pertumbuhan tulang dan otot mereka akan bagus sehingga pertumbuhan fisik tidak akan terganggu.

Pertumbuhan pasien, kata Lukman, terganggu karena kekurangan protein. Protein terbuang seiring terkelupasnya benjolan.

Selain menderita penyakit kulit, kedua pasien juga menderita lemah jantung karena anemia, kekurangan protein, kalori, gizi, dan infeksi. Akibatnya kondisi mereka semakin hari akan memburuk.

Sumber :http://www.okezone.com/

Kategori:Berita Tragis
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: